Versi 0.4.0

Panduan Penggunaan Bank Support App

Langkah demi langkah untuk admin, head ops, petugas, dan pimpinan.

1. Memulai

Login pertama & ganti password

  1. Buka alamat aplikasi, klik Masuk.
  2. Isi username dan password sementara yang diberikan admin instansi Anda (format seperti Abcd-Efgh-Jklm).
  3. Setelah login pertama, Anda otomatis diarahkan ke halaman Keamanan Akun dan wajib membuat password baru sebelum bisa memakai menu lain.
  4. Password baru minimal 10 karakter dan berisi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol (misalnya Bpr#Maju2026). Klik ikon mata untuk melihat ketikan Anda.
  5. Ganti password kapan saja lewat menu nama Anda di kanan atas › Keamanan Akun.
Akun terkunci? Setelah 5 kali salah password, akun dikunci 15 menit. Tunggu, atau minta Admin Klien membuka kunci di Pengaturan › User › Buka kunci.

Peran & hak akses

PeranLihat dataCatat transaksiSetujui / tolakPengaturan & imporLog audit
Admin KlienSemua cabang✔✔✔✔
Pemberi Persetujuan (head ops / kacab)Cabangnya, atau semua bila tanpa cabang✔✔––
PetugasCabangnya✔–––
Pimpinan / AuditSemua cabang–––✔
Aturan maker-checker: orang yang membuat transaksi tidak bisa menyetujui transaksinya sendiri, dan pengirim barang/dokumen tidak bisa mengonfirmasi penerimaannya sendiri. Siapkan minimal dua orang di setiap cabang (petugas + head ops/kacab).

Mengenal tampilan

  • Menu kiri dikelompokkan per modul. Menu hanya muncul bila modulnya aktif untuk instansi Anda dan peran Anda punya akses.
  • Angka merah di menu Dashboard / Stok = jumlah hal yang menunggu tindakan Anda (persetujuan, penerimaan kiriman).
  • Kanan atas: tombol tema terang/gelap dan menu akun (Keamanan Akun, Keluar).
  • Tombol bertanda konfirmasi akan menampilkan pertanyaan "Yakin?" sebelum data disimpan. Data yang sudah disetujui tidak bisa diedit, hanya bisa dikoreksi lewat transaksi baru.

2. Pengaturan Awal (Admin Klien)

Lakukan berurutan sekali di awal: Cabang → User → Jenis & lokasi dokumen → Jenis barang cetakan → Impor data core.

Cabang

  1. Menu Pengaturan › Cabang. Kantor Pusat (PST) sudah dibuat otomatis.
  2. Isi Kode (singkat, huruf besar, mis. BGR) dan Nama cabang, klik Tambah.
  3. Kode cabang dipakai di nomor transaksi (mis. MSK-BGR-2610-0001) dan di file impor, jadi samakan dengan kode cabang di core system.
  4. Cabang yang sudah tutup cukup dinonaktifkan, jangan dihapus, agar riwayatnya tetap ada.

User

  1. Menu Pengaturan › User › form Tambah User.
  2. Isi nama, username (huruf kecil, angka, titik, garis bawah; mis. andi.bgr), peran, dan cabang.
    • Isi cabang untuk petugas dan kepala cabang, sehingga mereka hanya melihat data cabangnya.
    • Kosongkan cabang (Semua cabang) untuk head ops pusat, direksi, dan audit.
  3. Setelah disimpan muncul password sementara. Salin dan berikan ke user secara pribadi; password ini hanya tampil sekali.
  4. User lupa password: klik Ubah › Reset password, lalu berikan password sementara yang baru.
  5. Pegawai keluar: nonaktifkan user agar tidak bisa login. Riwayat transaksinya tetap tersimpan.

Jenis & lokasi dokumen

  • Menu Pengaturan › Jenis & Lokasi Dokumen. Jenis bawaan (BPKB, SHM, SHGB, AJB, dll.) sudah tersedia; tambahkan bila perlu. Centang Agunan untuk dokumen jaminan kredit.
  • Lokasi simpan = tempat fisik di tiap cabang (mis. Brankas Utama, Lemari Arsip A Rak 2). Lokasi membantu petugas menemukan dokumen dengan cepat.

Jenis barang cetakan

  • Menu Pengaturan › Jenis Barang Cetakan. Bawaan: BUKU_TAB (Buku Tabungan) dan BILYET (Bilyet Deposito).
  • Stok minimum berlaku per cabang. Bila stok cabang di bawah angka ini, angkanya ditandai merah dan muncul peringatan di dashboard.
  • Kode dipakai di file impor pemakaian (kolom kode_barang).

Impor data core

File ekspor dari core system tidak perlu diubah. Aplikasi menyesuaikan diri dengan kolom file Anda lewat pemetaan kolom yang cukup diatur sekali, lalu disimpan sebagai profil impor.

1. Unggah2. Cocokkan kolom3. Pratinjau & Proses
  1. Unggah. Menu Pengaturan › Impor Data Core. Pilih jenis data, pilih format file, lalu pilih file Excel (.xlsx) atau CSV hasil ekspor core apa adanya (maks. 10 MB / 20.000 baris).
    • Pertama kali: pilih Profil baru.
    • Berikutnya: pilih profil yang sudah disimpan. Bila judul kolom file cocok, langkah 2 dilewati dan langsung ke pratinjau.
    • File .xls (Excel 97-2003) dibuka di Excel lalu Simpan Sebagai .xlsx atau CSV terlebih dulu.
  2. Cocokkan kolom.
    • Bila file punya beberapa sheet atau kop di atas tabel (nama bank, tanggal cetak), pilih sheet dan nomor baris judul kolom, lalu Muat ulang.
    • Untuk setiap kolom aplikasi, pilih kolom file yang sesuai. Tebakan otomatis sudah terisi; periksa dengan melihat contoh isi di sebelahnya. Kolom bertanda * wajib.
    • Pemetaan nilai: cocokkan kode di core dengan kode di aplikasi, misalnya kode kantor 001 → PST, status A → aktif, L → lunas. Kotak berbingkai kuning belum dipetakan dan nilainya dipakai apa adanya.
    • Pilih format tanggal dan format angka yang dipakai file (sel tanggal asli Excel selalu terbaca benar).
    • Simpan sebagai profil baru (beri nama, mis. Ekspor Nasabah IBS) atau perbarui profil yang sedang dipakai.
  3. Pratinjau & Proses. Aplikasi menjalankan impor secara uji coba dan menampilkan jumlah baris baru, diperbarui, dan error beserta alasannya, ditambah contoh hasil konversi. Belum ada data yang tersimpan.
    • Banyak error karena kode cabang / status / tanggal? Klik Ubah pemetaan, bukan mengubah file.
    • Error karena data (mis. NIK bukan 16 digit) bisa diunduh untuk diperbaiki di core / file.
    • Klik Proses: baris valid disimpan, baris error dilewati. Hasilnya tercatat di Riwayat Impor dan Log Audit.
JenisData yang dibaca (wajib dicetak tebal)Catatan
NasabahCIF, nama, NIK, alamat, telepon, kode cabangNIK 16 digit. Data dengan CIF yang sama diperbarui, jadi aman diimpor ulang.
Pinjamanno. pinjaman, CIF, produk, plafond, tanggal cair, jatuh tempo, status, kode cabangImpor nasabah dulu. Status dipetakan ke aktif / lunas / lainnya (kosong = aktif).
Pemakaian Barang Cetakantanggal, kode cabang, kode barang, jenis, jumlah, referensi, keteranganLihat Impor pemakaian dari core.

Mode impor pinjaman. Tambah / perbarui (bawaan) tidak menyentuh pinjaman yang tidak ada di file. Snapshot penuh dipakai bila file berisi semua pinjaman aktif (mis. ekspor bulanan): pinjaman hasil impor sebelumnya yang tidak ada lagi di file ditandai lunas. Jumlahnya ditampilkan di pratinjau sebelum diproses. Data tidak pernah dihapus.

Profil impor bisa diganti nama atau dinonaktifkan di Impor Data Core › Profil Impor. Template baku (unduh di halaman impor) hanya diperlukan bila core tidak bisa mengekspor data dan file disusun manual.

CIF diawali angka 0? Pastikan kolom CIF di Excel bertipe Text (atau gunakan CSV), agar 00012345 tidak berubah menjadi 12345 dan dianggap nasabah baru.
Aplikasi tidak pernah mengubah data di core system. NIK dan nomor telepon nasabah disimpan terenkripsi.

3. Modul Aset Dokumen

Konsep & status dokumen

Setiap pergerakan dokumen fisik dicatat sebagai transaksi. Satu transaksi bisa berisi banyak dokumen. Ada empat jenis transaksi:

JenisKapan dipakaiStatus dokumen setelah selesai
MASUKAgunan diterima dari nasabah saat akad kreditTersimpan
PINJAMDipinjam notaris (roya, balik nama) / biro jasa (perpanjang STNK)Dipinjam Pihak Ketiga → Tersimpan setelah kembali
MUTASIDipindah ke cabang lainDalam Pengiriman → Tersimpan di cabang tujuan
KELUARDiserahkan kembali ke nasabah (pinjaman lunas)Sudah Diserahkan ke Nasabah

Alur umum setiap transaksi:

Petugas mencatatMenunggu PersetujuanHead ops setujui / tolakStatus dokumen berubah
Selama transaksi belum selesai, dokumennya terkunci: tidak bisa dipilih di transaksi lain. Transaksi yang masih menunggu persetujuan bisa dibatalkan oleh pembuatnya.

MASUK: terima agunan

  1. Klik Terima Dokumen di dashboard, atau Transaksi Dokumen › Transaksi Baru › MASUK.
  2. Bila Anda bisa mengakses beberapa cabang, pilih cabang tempat dokumen disimpan.
  3. Isi tanggal. Ketik minimal 2 huruf nama / CIF / no. pinjaman di kolom Nasabah, pilih nasabahnya; pinjaman terkait terisi otomatis bila hanya satu. Untuk dokumen non-nasabah, kosongkan.
  4. Isi setiap dokumen: jenis, nomor dokumen (no. BPKB / no. sertifikat), atas nama, lokasi simpan, keterangan (mis. Honda Beat 2020 F 1234 AB), dan unggah hasil scan (PDF/JPG/PNG, maks. 5 MB).
  5. Klik Tambah baris untuk dokumen berikutnya, lalu Simpan & Ajukan.
  6. Dokumen berstatus Menunggu Verifikasi Masuk sampai disetujui head ops.
  7. Cetak Tanda Terima dari halaman transaksi untuk ditandatangani nasabah, petugas, dan head ops.

Menyetujui / menolak (head ops / kacab)

  1. Transaksi yang menunggu Anda muncul di Dashboard › Perlu Tindakan Anda (dan angka merah di menu).
  2. Buka transaksinya, periksa fisik dokumen sesuai daftar.
  3. Klik Setujui, atau Tolak dan isi alasannya (min. 5 karakter). Transaksi ditolak tidak mengubah posisi dokumen; dokumen MASUK yang ditolak berstatus Ditolak.
Head ops dengan cabang hanya bisa menyetujui transaksi cabangnya. Head ops tanpa cabang (pusat) bisa menyetujui semua cabang.

PINJAM & pengembalian

  1. Transaksi Baru › PINJAM. Pilih jenis peminjam (Notaris / Biro Jasa / Lainnya), isi nama peminjam dan tanggal harus kembali (bawaan 14 hari).
  2. Centang dokumen yang dipinjamkan (gunakan kolom cari), lalu Simpan & Ajukan → disetujui head ops → status dokumen Dipinjam Pihak Ketiga.
  3. Saat dokumen kembali: buka transaksinya, centang dokumen yang sudah kembali, isi catatan bila perlu, klik Catat Kembali. Pengembalian boleh sebagian.
  4. Setelah semua dokumen kembali, transaksi otomatis berstatus Selesai.
  5. Lewat tanggal kembali: transaksi ditandai Terlambat dan muncul di dashboard Peminjaman Lewat Tanggal Kembali.

MUTASI antar cabang

  1. Petugas cabang asal: Transaksi Baru › MUTASI, pilih cabang tujuan, centang dokumen, simpan.
  2. Head ops cabang asal menyetujui → dokumen berstatus Dalam Pengiriman.
  3. Petugas cabang tujuan (bukan pengirim) membuka transaksi dari dashboard, mencocokkan fisik, memilih lokasi simpan, lalu klik Terima Dokumen.
  4. Dokumen kini Tersimpan di cabang tujuan.

KELUAR ke nasabah

  1. Setelah pinjaman lunas: Transaksi Baru › KELUAR, isi diserahkan kepada (nasabah atau kuasanya), centang dokumen, simpan.
  2. Head ops menyetujui → status Sudah Diserahkan ke Nasabah.
  3. Cetak Tanda Terima untuk ditandatangani penerima sebagai bukti serah terima.

Daftar dokumen, scan & cetak

  • Daftar Dokumen: cari berdasarkan nomor, pemilik, nasabah, atau no. pinjaman; saring per cabang, jenis, dan status.
  • Klik nomor dokumen untuk melihat data, hasil scan, dan riwayat perpindahan. Scan bisa ditambah kemudian lewat tombol Unggah.
  • Cetak / Stock Opname: mencetak daftar dokumen sesuai filter, dipakai untuk pengecekan fisik brankas berkala.
  • Menu Nasabah & Pinjaman menampilkan semua dokumen milik seorang nasabah.

4. Modul Barang Cetakan

Konsep

Mencatat jumlah (bukan nomor seri) buku tabungan, bilyet deposito, dan barang cetakan berharga lain di setiap cabang. Setiap perubahan stok tercatat permanen di kartu stok.

Jenis catatanPengaruh stokSiapa
Penerimaan+ bertambahPetugas / head ops
Pemakaian: Buka Rekening− berkurangPetugas, atau impor dari core
Pemakaian: Ganti Buku− berkurangPetugas, atau impor dari core
Rusak / Batal− berkurang (alasan wajib)Petugas
Kirim ke Cabang− di pengirim saat dikirimPetugas cabang pengirim
Terima dari Cabang+ di tujuan saat dikonfirmasiPetugas cabang tujuan
Batal Kirim+ kembali ke pengirimPengirim / admin
Selisih Stock Opname± menyamakan dengan fisikDihitung petugas, disetujui head ops
Stok tidak bisa minus. Pemakaian atau pengiriman melebihi sisa stok akan ditolak. Kartu stok tidak bisa diedit atau dihapus; kesalahan dikoreksi lewat stock opname. Tanggal catatan paling lama awal bulan lalu dan tidak boleh tanggal ke depan.

Stok awal & penerimaan

  1. Hari pertama memakai aplikasi: hitung fisik barang di setiap cabang.
  2. Menu Stok › Catat › Penerimaan. Pilih cabang, isi jumlah per barang, referensi STOK-AWAL, simpan. Ulangi untuk setiap cabang.
  3. Selanjutnya, setiap kiriman dari percetakan dicatat dengan cara yang sama; isi referensi dengan nomor surat jalan / faktur.

Pemakaian & rusak

  1. Menu Stok › Catat › pilih Pemakaian: Buka Rekening, Pemakaian: Ganti Buku, atau Rusak / Batal. Dari dashboard juga ada tombol Catat Pemakaian Cetakan.
  2. Isi tanggal, no. rekening sebagai referensi (disarankan), jumlah per barang. Barang yang tidak terpakai cukup dikosongkan.
  3. Untuk Rusak / Batal, isi keterangan penyebabnya (mis. salah cetak nama nasabah).
  4. Klik Simpan dan konfirmasi. Stok langsung berkurang.
Bila pemakaian sudah diekspor dari core system, gunakan impor dan jangan dicatat manual lagi agar tidak terhitung dua kali.

Kirim antar cabang

  1. Cabang pengirim (biasanya pusat): Kirim Antar Cabang › Kirim Barang. Pilih cabang tujuan, isi jumlah, catatan (mis. nama kurir), lalu Simpan & Kirim.
  2. Stok pengirim langsung berkurang; status Dalam Pengiriman. Cetak Bukti Kirim untuk dibawa bersama barang.
  3. Petugas cabang tujuan mendapat notifikasi di dashboard. Setelah barang tiba dan dihitung, buka pengirimannya dan klik Terima Barang. Stok tujuan bertambah.
  4. Salah kirim? Sebelum diterima, pengirim (atau admin) membuka pengiriman › Batalkan pengiriman dan mengisi alasan. Stok kembali ke pengirim.

Stock opname

  1. Disarankan setiap akhir bulan sebelum laporan dibuat. Menu Stock Opname › Opname Baru, pilih cabang.
  2. Hitung fisik semua barang dan isi kolom Jumlah fisik (isi 0 bila tidak ada). Kolom Selisih langsung terlihat.
  3. Klik Simpan & Ajukan. Status Menunggu Persetujuan. Satu cabang hanya boleh punya satu opname yang menunggu.
  4. Head ops / kacab (bukan penghitung) memeriksa, lalu Setujui atau Tolak (mis. minta hitung ulang).
  5. Saat disetujui, stok sistem disamakan dengan fisik. Bila ada transaksi setelah penghitungan, selisih dihitung dari stok terbaru agar tetap benar.

Kartu stok & laporan

  • Stok: posisi saat ini per barang × cabang; angka merah = di bawah minimum. Klik angkanya untuk membuka kartu stok.
  • Mutasi & Kartu Stok: pilih satu cabang + satu barang dan periode → tampil saldo awal, setiap transaksi, dan saldo berjalan. Tanpa pilihan tersebut, tampil daftar semua mutasi yang bisa disaring per jenis.
  • Laporan Posisi Stok: pilih cabang dan periode (bawaan: bulan berjalan). Rumus:
    Saldo Awal + Penerimaan + Terima − Buka Rek. − Ganti Buku − Rusak − Kirim ± Selisih Opname = Saldo Akhir
    Klik Unduh CSV (bisa dibuka di Excel) atau Cetak untuk arsip, pemeriksaan internal / audit, dan pencocokan dengan stok fisik.

Impor pemakaian dari core

  1. Admin Klien: Pengaturan › Impor Data Core › jenis Pemakaian Barang Cetakan › unduh template.
  2. Isi kolom: tanggal, kode_cabang, kode_barang (mis. BUKU_TAB), jenis (buka / ganti / rusak), jumlah, referensi (no. rekening), keterangan.
  3. Unggah. Setiap baris valid langsung mengurangi stok cabang. Baris yang gagal (kode salah, stok tidak cukup, tanggal di luar batas) ditampilkan beserta alasannya.
  4. Baris yang sama persis dengan yang sudah pernah diimpor otomatis dilewati, sehingga file yang terunggah dua kali tidak memotong stok dua kali.

5. Dashboard & Log Audit

  • Dashboard menampilkan hal yang perlu tindakan Anda (persetujuan, penerimaan kiriman, opname), peringatan stok minimum, peminjaman dokumen terlambat, ringkasan posisi dokumen per cabang, dan transaksi terakhir.
  • Log Audit (Admin Klien & Pimpinan/Audit): catatan siapa melakukan apa, kapan, dari alamat IP mana, termasuk nilai sebelum dan sesudah perubahan. Log tidak bisa diubah atau dihapus oleh siapa pun.

6. Integrasi API (untuk Vendor / IT)

Selain unggah file, core system atau script di server BPR bisa mengirim data otomatis lewat API. Aturan validasi dan penyimpanannya sama persis dengan unggah file, dan setiap kiriman tercatat di Riwayat Impor (label API) serta Log Audit.

Token & keamanan

  1. Admin Klien membuka Pengaturan › Integrasi API › Buat Token: beri nama, pilih jenis data yang boleh dikirim, (disarankan) isi IP publik server core, dan tanggal berlaku bila perlu.
  2. Token (diawali bsa_) hanya ditampilkan sekali. Salin dan berikan ke vendor / tim IT secara pribadi.
  3. Bila core mengirim kode aslinya (mis. kantor 001, status A), hubungkan token ke profil impor yang berisi pemetaan nilai. Aplikasi akan menerjemahkannya otomatis.
  4. IP server, jenis data, profil, atau masa berlaku berubah: klik Ubah pada token. Teks token tetap sama, vendor tidak perlu mengganti apa pun.
  5. Token bocor atau vendor berganti: klik Cabut. Request dengan token itu langsung ditolak; buat token baru.
Batas: 1.000 baris dan 2 MB per request, 60 request per menit per token. Kirim data besar secara bertahap. Gunakan selalu HTTPS.

Format request & respons

  • Alamat dasar: https://bsa.yobieamora.com/api/v1
  • Header: Authorization: Bearer bsa_… dan Content-Type: application/json
  • Body: {"data": [ {…}, {…} ]}, satu objek per baris, nama field seperti tabel di bawah.
  • Tambahkan ?uji=1 untuk mode uji: hasil dihitung lengkap tetapi tidak ada yang disimpan. Pakai saat membangun integrasi.
  • Tanggal YYYY-MM-DD; angka berupa angka JSON atau teks tanpa pemisah ribuan (15000000.50).
  • Kirim ulang aman: nasabah/pinjaman diperbarui berdasarkan CIF / no. pinjaman; pemakaian cetakan yang sama persis dilewati (skipped).
curl -X POST "https://bsa.yobieamora.com/api/v1/nasabah" \
  -H "Authorization: Bearer bsa_xxxxxxxx" \
  -H "Content-Type: application/json" \
  -d '{"data":[{"cif":"00012345","nama":"Budi Santoso","nik":"3201010101800001","kode_cabang":"PST"}]}'

Respons (HTTP 200; HTTP 422 bila semua baris gagal):

{ "ok": true, "test_mode": false, "import_id": 57,
  "total": 2, "created": 1, "updated": 0, "skipped": 0, "failed": 1,
  "errors": [ { "index": 1, "key": "00012346", "message": "Kode cabang 002 belum terdaftar." } ] }

index = posisi baris di array data (mulai 0). Baris yang gagal tidak menggagalkan baris lain.

Endpoint & field

EndpointField (wajib dicetak tebal)Catatan
GET /ping–Tes token: nama instansi, hak akses token, batas pemakaian.
POST /nasabahcif, nama, nik, alamat, telepon, kode_cabangNIK 16 digit.
POST /pinjamanno_pinjaman, cif, produk, plafond, tanggal_cair, jatuh_tempo, status, kode_cabangNasabah harus sudah ada. Status aktif / lunas / lainnya (kosong = aktif). Kirim lunas saat pinjaman dilunasi.
POST /cetakan/pemakaiantanggal, kode_cabang, kode_barang, jenis, jumlah, referensi, keteranganJenis buka / ganti / rusak. Stok cabang langsung berkurang; isi referensi dengan no. rekening.

Kode error

HTTPerrorArti
401token_invalid / token_revoked / token_expiredToken salah, dicabut, atau kedaluwarsa.
403ip_not_allowed / ability_missing / module_inactive / client_inactiveIP tidak diizinkan, token tidak punya akses ke data itu, modul / langganan tidak aktif.
413payload_too_largeBody lebih dari 2 MB.
415json_requiredHeader Content-Type: application/json tidak dikirim.
422data_invalid / too_many_rows / import_failedStruktur body salah, lebih dari 1.000 baris, atau semua baris gagal (lihat errors).
429rate_limitedLebih dari 60 request per menit. Tunggu sesuai header Retry-After.

7. Tanya Jawab & Masalah Umum

Persetujuan harus oleh peran Pemberi Persetujuan / Admin Klien, di cabang yang sama, dan bukan pembuat transaksi. Pesan di halaman transaksi menjelaskan alasannya.

Hanya dokumen berstatus Tersimpan di cabang yang dipilih dan tidak sedang dalam transaksi lain yang bisa dipilih. Cek status dokumen di Daftar Dokumen.

Bila masih menunggu persetujuan, batalkan lalu buat ulang. Bila sudah disetujui, buat transaksi kebalikannya (mis. MUTASI kembali) dan catat alasannya.

Kartu stok tidak bisa diedit. Lakukan stock opname untuk menyamakan stok dengan fisik; selisihnya tercatat dengan jelas.

Sisa stok di cabang tersebut lebih kecil dari jumlah yang dicatat. Cek kiriman yang belum dikonfirmasi diterima, atau catat penerimaan terlebih dulu.

Stok tujuan baru bertambah setelah petugas cabang tujuan (bukan pengirim) menekan Terima Barang.

Periksa di langkah Cocokkan Kolom: sheet dan baris judul kolom sudah benar, kolom wajib sudah dipetakan, kode cabang / status sudah dipetakan, dan format tanggal sesuai. Lihat alasan error di pratinjau.

Periksa huruf besar/kecil password. Setelah 5x salah, akun terkunci 15 menit; Admin Klien bisa membuka kunci atau mereset password.

Modul belum diaktifkan untuk instansi Anda, atau peran Anda tidak punya akses. Hubungi Admin Klien.